Friday, 14 September 2012

Giri Tirta Kahuripan

Giri Tirta Kahuripan adalah sebuah wana wisata yang ada didaerah Purwakarta, Jawa Barat. Akese kesini cukup mudah, cukup masuk ke tol Cipularang, keluar tol Jatiluhur dan ikuti jalan masuk ke areal pasar rebo, dari sini tinggal 22km jarak tempunya, berada disisi sebelah kiri tempatnya. Yang disayangkan adalah warga sekitar belum begitu kenal wisata ini, jadi cukup sulit agar tidak kelewatan. Mungkin kurang sosialisasi dari pengembangnya, terbukti dengan beberapa orang yang hanya kenal dengan nama kebum binatang, mungkin karena areal wisatanya yang cukup luas, makanya mereka mengira ini adalah kebon binatang, Wisata ini baru dirintis pengolahannya sejak tahun 2008 namun baru dibuka untuk umum pada Maret 2012 lalu, jadi masih fresh. Yang disajikan cukup menarik, sangat menyatu dengan alam beserta fauna yang ada. Disini terkenal dengan pusat buah manggis, karena pohon manggis menjamur dimana-mana, selain itu ada juga tanaman khas Indonesia yaitu Jengkol, untuk yang suka jengkol boleh loh beli, hheee ...  Untuk jenis bunga-bunga-an disini ada budidaya bunga anggrek. Namun karena saya kesana karena sedang musim panas, maka tidak ada satupun bunga yang sedang mekar, begitupun dengan buah-buahannya. Bisa dilihat dibeberapa foto dimana suasana masih terlihat sedikit gersang. Kondisi ini juga didukung karena pengembangannya yang belum rampung 100%.


Kolam Memancing, disini ada beberapa kolam seperti  ikan mas, patin, nila, dan gurame. Kolam pemancingan ini dilengkapi dengan saung-saung dengan latar belakang sawah penduduk dan bukit. Tempat ini menjadi alternatif bagi teman-teman yang ingin makan siang namun malas ke kantin dan satu-satunya cara jika ingin makan ikan disini. Memancing.
Kolam renang dewasa. Kolam ini terletak didekat pintu masuk, dan merupakan lokasi tertinggi di Wana wisata ini, langsung beratap langit yang membuat kita merasa bebas ketika berada disini. Pemandangan disetiap sisi kolam renang sangat menakjubkan, yang ketika malam tiba kita serasa melihat ribuan bintang yang terhampar dibumi, cahaya ini berasal dari lampu rumah penduduk.
Di Giri tirta ini, kita nggak usah takut capek untuk mengelilingi wana wisata yang seluas 26Ha dengan berbagai spot wisatanya. Karena ada shuttle bus yang akan mengantar dan menjemput kita secara gratis keseluruh wahana.
Ini bukan kolam pemancingan, melainkan kolam yang berisi ikan yang didatangkan langsung dari sungai amazaon. Bukan ikan priranha tapi layaknya ikan tawar pada umumnya, namun yang membedakan adalah ukurannya yang raksasa, yaitu mencapai 2 meter. Namun yang disayangkan adalah terkadang terlihat sampah botol minuman yang terapung dikolam.

Ini adalah salah satu penampang kolam pemancingan,
Kolam  renang anak, kolam ini dilengkapi dengan permainan dengan dasar kolam berisi pasir putih laut, yang bertujuan agar anak-anak tidak terluka ketika bermain seluncur, mengingat kolam renang anak sangat dangkal. Disekeliling kolam ini juga ada patung-patung kecil yang saya sendiri bingung, itu patung anak-anak atau ibu-ibu, namun patung-patung tersebut tampil dengan pose-pose yang sedikit menggelitik.
Giri Tirta memiliki beberapa penginapan, dan ini adalah salah satu dari beberapa spot penginapan yang ada dengan pemadangan langsung daerah persawahan dan jurang.
Memancing demi mendapat lauk makan siang. Oh ya, di Giri Tirta ini kita bisa membawa makanan sendiri sebenarnya, tidak dilarang sama sekali. Ketika saya dan teman kesana kami membawa nasi putih sendiri, setidaknya mengirit biaya makan siang :)
Inilah hasil pancingan kami, maklum nggak ada yang bisa mancing, hanya sok bisa mancing. Alhamdulillah nyumbang satu ikan walau masih remaja tanggung ikannya :D
Flying Fox. Salah satu arena outbond yang dimiliki Giri Tirta. Selain itu ada juga paintball, ATV, jaring-jaring yang buat manjat (gak tau namanya apa). Dengan harga yang cukup terjangkau. Setiap wahana disini dibayar terpisah dari tiket masuk.