Monday, 19 May 2014

Tanpa Terasa Kini Sudah Tua


Mentari yang bersinar membuat bumi terus berputar
Mencipta waktu yang terus tumbuh meninggalkan masa lalu
Mengiringi langkah hidup yang terus melaju

Langkah yang terukir dalam tanah menjadi tanda kemana langkah mengarah
Atas setiap usaha dalam membentuk warna yang kita suka

Mentari yang terbenam takkan pernah menyurutkan semangat
Karena akan selalu ada bulan yang memasangkan gelombang harapan
Yang mampu memudarkan rasa sakit karena tubuh yang ternyata kian meringkih dan tua

Tuesday, 31 December 2013

Umbul Sidomukti Part 2 #Late Post




UMBUL SIDOMUKTI, UNGARAN


Gunung Ungaran

Umbul Sidomukti adalah sebuah objek wisata alam yang berada di gunung ungaran, Semarang. Gaung nama umbul sidomukti jika kita bandingkan dengan candi gedong songo memang kalah saing, maka dari itu masih banyak yang belum mengetahui lokasinya. Tapi menurut kami lokasi Wana Wisata Umbul Sidomukti ini tergolong cukup strategis, karena lokasinya tidak terlalu jauh dari gedong songo dan diapit oleh pasar bandungan dan pasar jimbaran. Umbul sidomukti menyediakan beberapa fasilitas yang sangat menarik, yaitu taman renang alam, adrenalin games, camping ground, Pondok wisata, pondok kopi, pondok lesehan, dan  meeting room. Kalau teman-teman ingin melihat jelas peta lokasi dan melihat-lihat review resmi dari pengelolanya kalian bisa mengklik alamat ini : www.umbulsidomukticom

Monday, 30 December 2013

Umbul Sidomukti Part 1 #Late Post



Mataku menerawang melihat kesetiap lekuk cantik yang telah Tuhan ciptakan yang kini dihadapanku, tak ada bantah atas karya-Nya

Tak sedetikpun kurelakan mataku berkedip ketika pertama kumelihatnya. Karena satu detik begitu berharga.

Kurelakan berlari dan mengejar walau tenaga telah menguap tepapar matahari, hanya demi segera berjumpa dengannya.

Warna hijau yang membalutnya menciptakan kesegaran pada pandangku, memberikan rasa nyaman yang tak ingin saya tinggalkan.

Penatku yang telah bersemayam entah berapa belas menghilang ketika belaian lembutnya menyentuh kulit dan rambutku,

Yang membuatku ingin rasanya segera tertidur bersama kelembutannya, tapi sekali lagi satu detik yang ada sangat berharga, belum puasku memandang dan menjelajahinya.

Biarlah malam nanti saja kutertidur seperti biasa, ketika jarak pandang mata telah berkurang karena bintang telah mengambil alih panggung pertunjukan



....
 

Tuesday, 3 September 2013

The Sun Can't Wait For Long

Wake up, wake up, the sun cannot wait for long.
Reach out, reach out before it fades away.
You will find the warmth when you surrender.
Smile into the fear and let it play ....
( Brave lyric - Josh Groban)
...


The Sun Can't Wait For Long, adalah satu dari lirik lagu Josh Groban diatas yang memiliki pemecut semangat bagi pemalas seperti saya. Pemecut untuk menaikkan rasa pantang menyerah dalam diri. Karena memang waktu takkan pernah menghentikan dirinya untuk tidak berputar.

Hidup takkan pernah terlepas dari rasa "ingin" dan "butuh". Tapi kita tahu bahwa untuk memenuhi dua kata itu takkan pernah terjadi dengan hanya sekedar ucap dan andai. Tak selalu semudah yang kita harapkan. The pathway of life is like a wave in the ocean, we have to learn how to enjoying the waves*

Wednesday, 22 May 2013

Satu Tahun Per-Tahun


Langkah waktu yang ada telah setahun berlalu
Meninggalkan jejak yang menjadi sejarah masa lalu
Kini langkah terus berpacu mengikuti waktu yang tak menentu
Menuju batas waktu yang sudah menunggu


Kini waktu yang ada menyisakan sedikit waktu
Agar detik baru mampu menempuh sisa lintasan pacu
Mencapai ujung cakrawala yang terbentang jauh
Tempat mentari sore berlabuh dan menyimpan sinarnya yang meredup

Thursday, 16 May 2013

Reportase Mblengkek

Memiliki janji namun waktu bertemu janji meleset selicin kamar mandi seminggu nggak disikat itu sangat bermanfaat(?). Beruntung bertemu Gatra edisi April 2013, hingga akhirnya waktu yang dirasa akan sia-sia itupun menjadi sebuah manfaat yang berhasil menyusup dikepala saya. Dan ini dia informasi yang berhasil masuk ke kepala saya pagi menjelang siang hari ini:

1. Dualisme tarif BBM, apakah sekedar wacana?
Bahasan pertama yang berhasil menarik untuk saya baca adalah dulisme harga bbm, yaitu sebuah rencana pemerintah yang membagi harga bbm menjadi dua bagian, yaitu bbm bersubsidi dan bbm non-subsidi. Nantinya, jika keputusan ini jadi dideklarasikan, maka kendaraan tidak bisa masuk ke sembarang spbu. Karena spbu akan dibedakan menjadi spbu yang menjual bbm bersubsidi dan tidak. Bbm bersubsidi hanya diperuntukan bagi kendaraan-kendaraan umum dan sepeda motor. Kemudia bbm non-subsidi diperuntukan untuk mobil plat hitam. Berdasarkan berita yang saya baca, alasan dilakukannya dualisme harga adalah karena: